Vanessa Angel Sempat Ditawar Oleh Menteri

Vanessa Angel Jalani Sidang Kasus Prostitusi Online

Vanessa Angel kembali disidang terkait kasus prostitusi online yang menimpanya. Sudah dari akhir bulan Januari lalu Vanessa Angel ditahan karena kasus yang menimpanya. Namun ternyata hingga saat ini Vanessa belum juga mendapatkan kamar. Menurut keterangan yang diberikan oleh pengacara Vanessa bahwa saat ini ia ditahan satu sel yang berisikan 6 orang narapidana. Vanessa juga sempat mengeluh karena ia harus berbagi kamar dengan orang lain. Mengingat kondisinya yang juga sering sakit-sakitan, ia masih berharap bisa mendapatkan kamar sendiri.

Dari sidang yang sudah dilakukan, Jaksa Penuntut Umum ataupun JPU menjelaskan perkara ini dimulai dari pertemuan antara Rian Subroto dan Dhani di Cafe Delight Lumajang. Pertemuan itu terjadi pada awal Desember 2018, Dhani memberikan tawaran kepada Rian Subroto untuk mencari artis ataupun selebgram yang mau diajak kencan dalam artian bisa melakukan hubungan badan.

“Tentri Novanta melalui telepon yang menanyakan apakah artis yang bernama Vanessa Angel bisa diajak untuk menemani kliennya yang katanya seorang menteri untuk diajka dinner atau mimican,” kata JPU di Ruang Garuda PN Surabaya, Kamis (4/4/2019).

Akhirnya dari pembicaraan tersebut, terdakwa menghubungi temannya yang pemilik Vitly Management. Setelah ditanyakan ternyata Vanessa mengatakan bahwa ia tidak ingin mimican. Ia lebih memilih untuk langsung ‘ngamar’ atau menemani di dalam kamar atau di booking out. Setelah terjadi kesepakatan, pada 3 Januari, Tentri mengirimkan uang senilah Rp 20jt ke rekening terdakwa bersamaan dengan bukti booking tiket pesawat pulang-pergi Surabaya-Jakarta.

Kuasa Hukum TN Novanto Yafed Kurniawan mengatakan bahwa Vanessa sudah mengakui bahwa ia memang melakukan jasa prostitusi online. Ia juga mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan melalui perantara mucikari Endang Suhartini (ES) alias Siska. Dan dari sidang yang sudah digelar, Vanessa tidak menerima uang sebanyak Rp 80jt melainkan hanya Rp 35jt. Dan berdasarkan bukti yang ada juga tidak ditemukan foto Vanessa yang melanggar pornografi ataupun asusila.

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *