Ustaz Abdul Somad Kena Kasus Penistaan Agama

Ustaz Abdul Somad (UAS) Dilaporkan atas Dugaan Penistaan Agama

Ustaz Abdul Somad (UAS) harus terseret ke dalam kasus hukum atas dugaan penistaan agama yang dilakukannya ketika sedang ceramah. Video ceramah UAS yang beredar diduga sudah menyinggung agama lain. Dalam tayangan video tersebut menyinggung tentang adanya jin kafir di dalam salib. Hal tersebut sontak saja langsung mendapat banyak respon dari semua kalangan. Namun meskipun sudah terjerat kasus dugaan penistaan, kembali beredar tayangan video klarifikasi UAS tentang kasus yang sedang menimpanya tersebut.

Terkait dengan dugaan penistaan agama yang dilakukannya ketika menyinggung bahwa di dalam salib terdapat jin kafir, ia dilaporkan oleh 4 pihak sekaligus. UAS dilaporkan ke Markas Kepolisian Resor Sikka di NTT oleh Forum Komunikasi Alumni PMKRI juga Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) cabang Maumere. 2 laporan tersebut dilakukan pada hari Sabtu (17/8/2019).

Setelah adanya 2 laporan tersebut, pada tanggal 19 Agustus, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) kembali melaporkan UAS mengenai video ceramahnya yang sudah viral tersebut. Dan laporan keempat dilakukan oleh kelompok Horas Bangso Batak (HBB). Laporan tersebut direfister dalam nomor laporan polisi LP/5087/VIII/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Mengenai kasus yang sedang viral ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) berencana melakukan komunikasi dengan para penggugat UAS. MUI berharap agar kasus ini bisa berjalan damai dan tidak berlarut dalam ranah hukum. Saat ini UAS dilaporkan terkait pasal tindak pidana penistaan agama UU Nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP pasal 156 A.

Salah satu artis Indonesia, Anggun C Sasmi, juga ikut berkomentar mengenai kasus yang sedang viral ini. Anggun diketahui memposting foto kolase antara UAS dan Meliana. Seperti yang sudah diketahui bahwa Meliana dihukum karena mengkritik volume adzan dan akhirnya harus mendekam di penjara. Banyak pihak yang kontra dan menuding bahwa Anggun hanya memperkeruh suasana. Namun Anggun malah mengatakan bahwa siapapun itu mau publik figur ataupun bukan tidak boleh tinggal diam jika melihat ketidakadilan.

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *