Terlalu Sering Keramas Mudah Picu Ketombe, Ini Penjelasanya

TERLALU SERING KERAMAS MUDAH PICU KETOMBE UNTUK MENGATASI PERMASALAHAN KETOMBE INILA PENJELASANNYA

Terlalu Sering Keramas Mudah Picu Ketombe, Ini Penjelasanya. Banyak faktor yang menyebabkan ketombe timbul di area kepala, mulai dari tumbuhnya jamur hingga perawatan rambut yang kurang tepat. Untuk mengatasi permasalahan ketombe ini, bisa dimulai dengan memahami bagaimana ketombe tersebut dapat muncul. Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Ami SpKK menyebut bahwa ketombe muncul, akibat peradangan pada kelenjar minyak di kulit kepala. Selain kulit kepala yang lembab, ada peranan lain dari mikro organisme penyebab ketombe.

“Penyebabnya adalah peradangan pada kelenjar minyak di kulit kepala yang disebabkan, karena kelembaban, dan juga ada peranan dari mikro organisme yang disebut malasesia (dermatitis atopik bersifat kronis). Ia juga berujar bahwa ketombe bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Menurutnya, walau sering muncul, namun ketombe mudah diatasi. Salah satu caranya dengan dengan mengurangi frekuensi keramas.

TERLALU SERING KERAMAS MUDAH PICU KETOMBE INILAH SARAN AGARA TIDAK TIMBULNYA KETOMBE

“Tidak disarankan untuk keramas setiap hari, karena hal tersebut dapat menyebabkan kulit kepala dan rambut menjadi kering. Keramas yang disarankan itu adalah tiga kali seminggu atau dua hari sekali,” kata Ami. Perawatan rambut sehari-hari pun disesuaikan dengan kondisi kulit kepala dan rambut. Pemilihan sampo yang tepat menjadi kunci kebersihan dan kesehatan rambut.

“Apabila kulit kepalanya cenderung berminyak, Maka disarankan menggunakan sampo anti ketombe. Namun, jika kulit kepala dan rambut kering memang disarankan menggunkan kondisioner sehabis menggunakan sampo. Selain itu, Menurutnya untuk mengobati trauma,(pada rambut) yang disebabkan oleh kerusakan di dalam kuliy kepala dan luar rambut. Dia menyarankan untuk menjauhkan rambut dari benda-benda panas yang dapat merusak rambut. Lalu, untuk trauma fisik rambut sebaiknya hindari penggunaan hairdryer, pelurus rambut, dan alat keriting rambut, karena terkait dengan panas berlebih yang terpapar pada rambut.

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *