Suami Tega Bunuh Istri dan Kedua Anaknya

Suami Tega Bunuh Istri dan Anaknya dengan Cara yang Kejam di Aceh Utara

Seorang suami tega membunuh istri dan kedua anaknya. Kejadian tragis ini terjadi pada Selasa (7/5/2019) dini hari. Menurut informasi yang didapatkan bahwa sebelum korban tewas, ia sempat mengirimkan sms untuk meminta tolong. Korban yang merupakan istri dari pelaku ini sempat mengirimkan sms meminta tolong kepada Silmam (30) yang adalah keluarga dari korban yang juga tidak di desa setempat.

SMS pertama dikirimkan pada pukul 01.19 WIB yang menanyakan keberadaan keluarganya itu. Setelahnya korban langsung mengirimkan sms kedua dengan nada ‘Nyak tolong’ pada pukul 01.20 WIB. Silmam sempat membalas pesan tersebut pada jam 01.25 dengan balasan, ‘Kenapa cek?’.

Tak lama berselang, Silmam mendapatkan telepon dari Zulkifli (35) yang juga merupakan warga setempat. Ia meminta agar Silmam langsung ke lokasi karena menurutnya salah satu anak korban diduga loncat dari lantai dua rumahnya kemudian merangkak ke rumah Zulkifli. Setelah sampai disana korban menceritakan kepada Zulkifli mengenai kejadian di rumahnya tersebut.

Setelah akhirnya warga mendatangi kediaman korban, mereka sudah melihat ada tiga orang anggota keluarga anak itu yang sudah tewas. Ketiga korban tersebut dibunuh secara tragis oleh Aidil yang tak lain adalah suami ketiga dari korban, Irawati Nurdin. Identitas korban adalah Irawati Nurdin (33) dan dua anak kandungnya Zikra Muniza (12) dan Yazid (16 bulan).

Berdasarkan hasil olah TKP yang sudah dilakukan oleh tim Reskrim Polres Lhokseumawe, diketahui korban dibunuh dengan cara digorok kemudian ditikam. Sedangkan korban yang masih bayi dibunuh dengan cara dimasukkan ke dalam bak mandi hingga tenggelam.

Dan dalam hitungan jam, pihak kepolisian sudah berhasil menangkap tersangka pembunuhan sadis tersebut. Saat ini polisi masih terus menyelidiki motif pembunuhan tersebut.

“Benar, tersangka telah kita tangkap. Tersangka di tangkap di kawasan Lambaro Aceh Besar sekitar pukul 08.00 WIB. Kini sedang dibawa pulang ke Lhokseumawe,” ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan.

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *