Seorang Bayi Ditusuk 90 Kali oleh Ibunya

Seorang Bayi di Tiongkok Ditusuk 90 Kali oleh Sang Ibu

Belakangan dunia maya dihebohkan oleh berita penganiayaan yang menimpa seorang bayi asal Xuzhuo, Propinsi Jiangsu, Tiongkok Timur. Sungguh naas rasanya nasib anak ini karena pelakunya adalah ibunya sendiri. Bayi yang diketahui masih berusia delapan bulan ini mengalami 90 luka tusukan yang akhirnya harus menjalani lebih dari 100 jahitan. Lantas apa yang menyebabkan sang ibu tega melakukan hal itu pada bayinya yang masih sangat kecil.

Kejadian ini berawal ketika sang bayi yang sedang menyusui menggigit puting ibunya. Dan karena itulah akhirnya sang ibu tega menikam bayinya. Berdasarkan hasil penelusuran, bayi Xiao Bao tinggal bersama dengan Mamanya beserta dengan dua orang pamannya yang bekerja sebagai pendaur ulang sampah. Keadaan sang bayi pertama kali diketahui oleh salah satu pamannya.

Salah satu pamannya menemukan Xiao Bao berbaring dengan genangan darah di bagian halaman rumah mereka. Para tetangga mengatakan bahwa sang ibu tidak ada indikasi gangguan mental. Namun karena memang di China sendiri mereka seolah menutup sebelah mata terhadap penyakit mental, untuk itu mereka juga tidak banyak perawatan bagi penderita penyakit mental. Penyakit mental di China menjadi salah satu hal yang cukup ditutupi.

Selain itu, mereka juga menduga bahwa ibu bayi mengalami sindrom baby blues. Sindrom ini memang banyak dialami oleh banyak perempuan yang baru saja melahirkan, tak terkecuali di Indonesia. Dan bahayanya adalah jika sang ibu ataupun orang sekitar tidak menyadari hal tersebut. Mengapa sindrom ini sangat berbahaya adalah karena jika sang ibu tidak bercerita kepada siapapun maka kita tidak akan pernah tau kapan sang ibu akan mulai menyakiti dirinya sendiri atau bahkan bayinya.

Baby blues sendiri bisa bertahan beberapa waktu sejak melahirkan. Dan akhirnya juga akan pulih dengan sendirinya. Namun jika ini tidak ditangani dengan tepat maka bisa saja sindrom ini berubah menjadi bentuk depresi yang berat.

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *