Rp187 Miliar dari Gojek untuk Bandung, Biar Hidup Warga Lebih Baik

RP187 MILIAR DARI GOJEK UNTUK BANDUNG MENYANTUNI 100 ANAK YATIM DI BANDUNG JAWA BARAT MELALUI BEBERAPA YAYASAN

Rp187 Miliar dari Gojek untuk Bandung, Biar Hidup Warga Lebih Baik. Penyedia layanan transportasi daring, Gojek, baru-baru ini menyantuni 100 anak yatim di Bandung Jawa Barat melalui beberapa yayasan. Penyerahan dilakukan dalam acara silaturahmi sekaligus tabligh akbar yang diadakan di Masjid Agung Trans Studio Bandung. Acara ini disaksikan langsung oleh Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana dan jajarannya. Strategic Region Head Jawa Barat and Banten Gojek mengatakan, mereka akan terus berkomitmen membantu meningkatkan perekonomian kota Kembang itu. “Sejak Gojek hadir di Bandung pada 2015, kami berkomitmen untuk membantu meningkatkan perekonomian Kota Bandung. Kami harap melalui acara ini, tali silaturahmi dan hubungan baik kami dengan masyarakat Bandung dapat semakin diperkuat,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat, 28 Desember 2018.

Berdasarkan riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) pada 2017, Gojek telah berkontribusi sebesar Rp187 miliar per tahun untuk perekonomian Kota Bandung, melalui penghasilan mitra pengemudi dan mitra UMKM. Dalam kesempatan yang sama, Gojek juga disebut menekan angka pengangguran kota tersebut dengan memperluas kesempatan kerja pada pekerja informal. Perusahaan mengklaim telah berusaha meningkatkan kualitas hidup, khususnya pengemudi di sana melalui peningkatan pendapatan. Hasil nyatanya dapat dilihat dari penghasilan pengemudi yang meningkat 19 persen, dan 80 persen pengemudi merasa kualitas hidupnya jauh lebih baik setelah bergabung dengan Gojek.

RP187 MILIAR DARI GOJEK UNTUK BANDUNG SEHINGGA MEREKA DAPAT MENINGKATKAN VOLUME TRANSAKSI DAN MENINGKATKAN ASET USAHA

Riset yang sama juga menyebut, 58.9 persen mitra UMKM tidak melayani pengiriman barang sebelum menjadi mitra. Kemudian ada 84 persen mitra UMKM Gojek Bandung berhasil go-online, sehingga mereka dapat meningkatkan volume transaksi dan meningkatkan aset usaha. “Gojek percaya bahwa pemanfaatan teknologi merupakan cara yang paling tepat untuk memecahkan masalah ketimpangan ekonomi. Di sini kami gunakan teknologi untuk menyetarakan kesempatan berusaha, karena hal ini lah yang sangat dibutuhkan oleh UMKM untuk mereka naik kelas,” ucap Becquini. Pada 2018 perusahaan telah mendukung berbagai program Pemerintah Kota Bandung, khususnya dalam pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. Melalui beberapa inisiatif dan kolaborasi, seperti Go-Food Festival Bandung, pelatihan UMKM Gojek Wirausaha yang diikuti 200 UMKM dan relaunching kawasan kuliner Kota Bandung, Cibadak Culinary Night.

“Dengan ekosistem kami, Gojek membantu UMKM untuk memperluas pasarnya, membantu pencatatan keuangan dan meningkatkan inklusi keuangan, serta menekan biaya operasional dengan adanya layanan yang lebih efisien,” ujarnya.

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *