Raul Castro Menyatakan ‘Perang Dingin’ Dengan Negara AS

RAUL CASTRO SEBUT DONAL TRUMP SECARA TIDAK LANGSUNG MEMBANGKITKAN LAGI PERANG DINGIN AS – KUBA

Raul Castro Menyatakan ‘Perang Dingin’ Dengan Negara AS, Dimana kita ketahui para pembaca setia diseluruh tanah air saat ini. Pemerintahan Amerika Serikat yang saat ini dipimpin oleh Presiden Donal Trump. Banyak sekali kasus yang terjadi dan selalu membuat ketengangan terhadap seluruh dunia. Yang dimana salah satunya tembakan balasan rudal balastiknya ke kota suriah. Yang menyebabkan tewasnya militeri Negara Rusia yang sedang berjaga di posko pertahanan Suriah .

Banyak yang mengatakan kepemimpinan Barrack Obama dan Donald Trump ini. Dimana sangat beda jauh sekali dimana obama yang selalu ingin merangkul dan bekerjasama dengan negara lainnya. Tetapi Trump malah memilih untuk menutup kerjasama dan lebih mementingkan pemerintahannya sendiri. Yang bertujuan Agar Negara yang dipimpinya lebih maju lagi dan kaya raya. Sebelumnya sekedar informasi Trump ini adalah seorang pebisnis property yang kaya raya .

Kali ni Donald trump membuat skandal baru lagi yang menjadi topik pembicaraan. Dimana kali ini secara tidak langsung dirinya telah membangkitkan lagi perang dingin. Dimana antara Amerika Serikat dan Kuba ? .

RAUL CASTRO MERESPON KERAS SIKAP PRESIDEN AMERIKA SERIKAT DONALD TRUMP TERHADAP KUBA

Dimana Trump telah melakukan kemunduran dalam upaya restorasi hubungan AS-Kuba. Secara langsung yang dilakukan Presiden Amerika Serikat menandai kemunduran. Yang dimana khususnya hubungan bilateral antara dua negara. Presiden kuba Castro sendir juga sangat mengkritik keras atas langkah mundur yang dipilih Trump. Dimana yang awalnya pendekatan yang dilakukan oleh Barrack Obama sebagai mantan Presiden AS .

Kritikan yang diucupkan Castro ke Public dilontarkan pada saat. Castro menjelang ulang tahun kedua pembukaan kembali kedutaan besar AS di Havana. Pidato ini muncul setalah donald trump pada Juni lalu. Dimana dirinya dihadapan aktivis anti Castro dilittle havana, Miami. Mengumumkan pengetatan peraturan untuk orang As yang berpergian menuju ke Negara Kuba .

Bukan hanya itu saja Turmp juga mengumumkan pelarangan hubungan. Dimana dengan perusahaan pariwisata yang dikelola oleh militeri kuba. Setalah itu juga ditegaskan kembali tentang embargo perdagangan AS yang tetap masih berlaku .

Untuk Berita Lainnya Klik Disini .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *