Ratusan Petugas KPU Meninggal Dunia, Ada Apa?

Terhitung Ada Ratusan Petugas KPU Meninggal Dunia, Apa Penyebabnya?

Jika beberapa waktu lalu beberapa hari setelah pemilu selesai dilaksanakan ada beberapa petugas KPU yang meninggal, banyak yang turut berduka cita, namun apa penyebabnya hingga hari ini sudah ada ratusan petugas KPU yang diketahui meninggal dunia bahkan bunuh diri. Pada hari Kamis (9/5/2019), Jokowi kembali sampaikan rasa dukacitanya atas kematian ratusan petugas pemilu 2019.

 “Atas nama bangsa, negara dan seluruh rakyat Indonesia, saya ingin menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya petugas pemilu, KPPS, setelah menjalankan tugasnya. Semoga arwahnya diberi tempat yang paling mulia di sisi Allah swt,” kata Jokowi.

Data terbaru yang didapatkan, ada sebanyak hampir 500 orang petugas KPS yang meninggal dunia. Dan sebanyak lebih kurang 3 ribuan petugas yang dilaporkan sakit. Angka tersebut belum termasuk dengan anggota Bawaslu dan Kepolisian yang meninggal dan sakit. Banyak pihak yang menuntut agar dilakukan penyidikan terkait banyaknya petugas KPU yang meninggal. Salah satunya adalah Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Ia menilai adanya kejanggalan atas meninggalnya ratusan petugas KPPS. Banyaknya korban dalam Pemilu yang dilakukan tahun ini diharapkan bisa menjadi masukan supaya Pemilu berikutnya bisa berjalan lebih baik dan efisien. Sehingga pemilu berikutnya tidak memakan korban sebanyak ini. Komnas HAM mengaku akan menyelidiki penyebab tewasnya ratusan petugas pada Pemilu 2019.

“Dalam penyelenggaraan pemilu 17 April lalu, kami Komnas HAM, kami pandang perlu menindaklanjuti, penyebab banyaknya petugas yang meninggal,” kata Ketua Komnas HAM, Kamis (9/5/2019).

Calon Presiden 02, Prabowo Subianto juga meminta agar peristiwa meninggalnya ratusan petugas KPPS dapat diusut tuntas. Ia juga menyarankan agar petugas yang meninggal, jasadnya dapat divisum. Ia juga meminta agar aparat penegak hukum menyelidiki kematian ratusan anggota KPPS.

“Kami berbelasungkawa dan kami mohon agar pihak berwajib menyelesaikan dan mengusut hal ini, sehingga jelas bagi semua unsur apa yang terjadi sebenarnya,” kata Prabowo di kediamannya, Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (8/5).

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *