Amazon Web Services Secara Mengejutkan Pasar Indonesia

AMAZON WEB SERVICES SECARA MENGEJUTKAN PASAR INDONESIA

KARENA AKAN BERKERJA SAMA DENGAN BIAYA INVESTASI RP 14 TRILIUN

Amazon Web Services Secara Mengejutkan Pasar Indonesia. Dengan pemberian kabar langsung dari Vice President Amazon, Werner Vogels. Salah satu e-commerce terbesar didunia asal Amerika Serikat ini. Pihak Amazon langsung bertemu Presiden Indonesia Joko Widodo di Istana Negara. Pertemuan Tersebut merencanakan Kesepakatan mengenai investasi Amazon ke Indonesia. Pertemuan tersebut juga di hadari oleh Menteri keuangan Sri Mulyani dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Thomas Lembong.

Sri Mulyani menyampaikan, Amazon akan menginvestasikan dana Rp 14 triliun untuk Indonesia. Dalam kurung waktu sepuluh tahun ke depan. Investasi ini di awali dengan sistem layanan penyimpanan awan atau biasa di sebut Cloud Services. Pihak Amazon menyampaikan bahwa Rp 14 triliun di Indonesia dalam waktu 10 tahun kedepan. Di mulai secara kompeten dari sisi cloud services yang akan dilakukan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Jokowi ingin ada insentif yang bisa diberikan. Mengenai hal tersebut pemerintahan dan pihak Amazon harus menyelsaikan, beberapa dokumen yang mengenai laksana-laksana kerja sama. Yang akan dilakukan kedua belah pihak nanti nya.

INDONESIA MENJADI EKSPANSI AMAZON

DALAM MERENCANAKAN PENYASARAN YANG AKAN DILAKUKAN

Pihak Amazon sudah merencanakan adanya nyasaran yang akan dilaksanakan nya. Sebelumnya, pihak Amazon pernah bertemu dengan Presiden Jokowi. Dalam rangka kunjungan perwakilan Dewan Bisnis Amerika Serikat ke Istana Kepresidenan Jakarta 13 Maret 2018. Presiden Dewan Bisnis AS-Asean Alexander C. Feldman pernah mengatakan bahwa dirinya membawa 41 perusahaan besar asal Amerika untuk mengunjungi Indonesia.

Indonesia adalah negara kedua di Asia Tenggara yang menjadi sasaran bagi perusahan Amazon. Karena lokasi ekspansi usaha Amazon yang sangat di idamkan, setelah Singapura. Amazon juga sempat menyampaikan rencananya menyasarkan potensi 600 juta konsumen di Asia Tenggara, dan siap bersaing dengan e-commerce lain seperti Alibaba. Amazon juga menawarkan layanan komputasi awan untuk menyimpan data.

Jika berminat untuk berita lain nya klick disini ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *