Perang Narkoba DiKota Marawi Tewaskan Walikota Filiphina

PERANG NARKOBA DIKOTA FILIPHINA LAGI LAGI BERTAMBAH KORBAN JIWA 14 ORANG TERTEMBAK MATI

Perang Narkoba DiKota Marawi Tewaskan Walikota Filiphina, Dimana kita ketahui seluruh pembaca ditanah air saat ini. Peperangan saat ini sedang terjadi di Negara Filiphina yang dimana lebih tepatnya di kota Marawi. Untuk menghadapai peperangan yang saat ini sedang terjadi Presiden Filiphina Duterte telah melakukan penyerangan. Bukan hanya itu saja serangan yang dilakukan juga ikut dibantu oleh pasukan udara Amerika Serikat. Yang bertujuan untuk membersihkan teroris diseluruh dunia .

Sebelum melakukan penyerangan brutal ini di kota marawi. Duterte sebagai pemimpin negara telah berpidato di depan public untuk menyatakan kata maaf. Dimana dirinya dengan terpaksa harus menyerang kota tersebut. Dimana untuk segera mengambil tindakan dan menjegah lagi kedepannya masyarakat menjadi korban pembantain teroris. Dirinya dikatakan  lebih memilih untuk menyerang daripada hanya duduk dan menyaksikan .

Selain itu bukan hanya perang melawan teroris saja yang dilukan Negara Filiphina. Peperangan melawan Narkoba juga menjadi misi utama negara ini melawan yang naman narkoba. Pada hari ini 31/07/2017 peperangan sengit melawan narkoba terjadi kembali. Dimana Hal ini menyebabkan pasukan polisi filiphina menembak mati 14 orang yang terjadi lagsung dirumah walikota .

PERANG NARKOBA TERJADI WALIKOTA DUTERTE MENJADI TARGET ATAU SASARAN PENTING DIDALAM PEPERANGAN INI

Dimana Operasi yang diwarnai baku tembak terjadi dirumah sang walikota. Yang awalnya Petugas kepolisian menyampaikan instruksi kepada Walikota Reynaldo Parojinog Sr Dari kota Ozamiz. Bahwasannya rumahnya ini harus digeledah karena diduga memiliki senjata api selundupan atau Tanpa izin. Pada saat penggeledahan ini terjadi tiba-tiba saja beberapa orang ditempat lokasi pengeledahan berlangsung. Melakukan tembakan ke arah petugas kepolisian dan memicu terjadi saling baku tembak .

Dalam baku tembak yang terjadi antara orang tidak dikenal dengan kepolisian Filiphina. Alhasil setidaknya adanya 14 orang tewas yang dimana salah satunya termasuk walikota. Yang dari awal sudah di jadikan kunci utama sasaran dalam operasi perang melawan narkoba di negara Filiphina. Dirinya adalah walikota ketiga yang dibunuh dalam perang melawan narkoba. Yang dikorbankan Presiden Duterte di Negaranya. Dan dikabarkan juga sejauh ini jumlah korban yang tewas di dalam perang terhadap narkoba. Dimana telah mencapai 3.500 korban jiwa sampai saat ini .

Untuk Berita Lainnya Klik Disini .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *