Pembunuh Bayaran Pejabat Negara Tertangkap

Empat Orang Tersangka Pembunuh Bayaran yang Tertangkap Kenal Kivlan Zen

Sebanyak 4 dari 6 tersangka pembunuh bayaran yang tertangkap ternyata mengenal sosok Kivlan Zen. Dan sangat tidak disangka, salah satu dari mereka ternyata bekerja untuk Kivlan Zen sebagai sopir pribadinya. Sebelumnya pihak kepolisian memang sudah menangkap para perusuh 22 Mei di Jakarta. Dan ternyata mereka memiliki misi untuk membunuh empat tokoh nasional juga pemimpin lembaga survei swasta.

Kuasa Hukum Kivlan Zen mengatakan bahwa kliennya mengenal tersangka juga belum lama ini. Kivlan sendiri diperiksa di Polda Metro Jaya sebagai saksi terkait dengan kepemilikan senjata api. Dan berdasarkan pernyataan dari Kivlan kepada penyidik ia sama sekali tidak tahu mengenai rencana pembunuhan empat tokoh tersebut.

“Tapi mereka kenal cuma kemungkinan karena sesama mantan anggota ya mereka. Dari pemeriksaan yang saya ikuti tadi, Pak Kivlan tidak mengetahui itu rencana mereka,” kata kuasa hukum Kivlan.

Enam Orang Tersangka Pembunuh Bayaran dan Peran Masing-Masing

Enam orang yang tertangkap ini memiliki senjata api ilegal dan ditangkap dalam rentang waktu 21 hingga 24 Mei 2019. Tersangka pertama yang tertangkap berinisial HK. Ia berperan sebagai pemimpin yang mencarikan senjata api, eksekutor, juga menjadi eksekutor. Tersangka kedua adalah HK. Ia mendapatkan bayaran 150jt dari seseorang untuk melakukan aksinya tersebut.

Tersangka ketiga berinisial AZ. AZ berperan sebagai pencari eksekutor sekaligus menjadi eksekutor. Tersangka keempat IR, ia bertugas sebagai eksekutor dengan bayaran 5 juta rupiah. Lalu TJ yang juga berperan sebagai eksekutor. Selain sebagai eksekutor, ia juga menguasai senjata api rakitan laras pendek cal 22 dan laras panjang cal 22. TJ menerima bayaran sebesar 55 juta rupiah. Selain itu, TJ juga diketahui ternyata positif mengonsumsi narkoba.

Tersangka selanjutnya adalah AD. AD juga diketahui mengonsumsi narkoba. Ia diketahui menjual tiga pucuk senjata api rakitan kepada HK. Dari penjualannya tersebut ia mendapatkan 26 juta rupiah. Kemudian seorang perempuan berinisial AF. Ia berperan sebagai pemilik dan penjual senjata api ilegal jenis revolver taurus kepada HK.

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *