Misteri Tenggelamnya Kapal Danau Toba Sumut Kota Medan

MISTERI TENGGELAMNYA KAPAL DANAU TOBA SEBELUM KEJADIAN NELAYAN MENANGKAP IKAN MAS KERAMAT

Misteri Tenggelamnya Kapal Danau Toba Sumut Kota Medan. Seperti yang anda ketahui seluruh pembaca setia ditanah air saat ini. Baru – baru saja terjadi kejadian yang sangat mengejutkan public. Dimana tenggelamnya kapal penumpang di tempat wista Danau toba. Tepatnya di Sumtera Utara kota Medan. Setelah mendapatkan penyelidikan dari berbagai pihak penegak hukum. Dua bukti telah diperoleh yakni kemudi gas kapal yang putus. Serta satu lagi karena sering ditemukannya kapal memuat muattan melebihi kapasitas. Kedua hal ini diduga kuat penyebab kecelakaan tragis yang terjadi ini. Namun masyarakat toba lebih percaya kapal tersebut tenggelam. bukan dikarenkan sebuah kemudi gas ataupun penumpangnya. Dikarenakan sudah hal biasa kapal – kapal membawa penumpang lebih .

Hal ini mungkin sedikit ditemukan adanya mitos. Dimana sebelumnya Pada Tanggal 17 Juni 2018 pukul 16:30 Ikan mas. Seberat 14 Kg didapat pemancing di Desa Paropo Tao Silalahi. Ikan Mas paling besar dan saya juga yakin ini paling besar didapat di Danau Toba dalam kurun waktu 20 Tahun terakhir. Konon sebelum kejadian kapal penumpang ini tenggelam dan memakan korban. Bicara hal mistis percaya atau tidak percaya semua kembali ke pribadi masing-masing .

MISTERI TENGGELAMNYA KAPAL DANAU TOBA DIKAITKAN DENGAN MISTERI PENUNGGU DANA TOBA BERUPA IKAN MAS BESAR

Menurut cerita di Danau Toba para pemancing tidak mengindahkan. Larangan dan saran orang tua agar ikan Mas ini dilepas kembali ke Danau Toba. Dengan bangganya para pemancing tidak mengindahkan saran orang tua disana. Mereka langsung membawa ikan Mas ini kerumahnya untuk di masak dan dimakan. Tanggal 18 Juni 2018 pukul 16:35 seluruh kawasan Danau Toba di terpa angin kencang hingga ke darat. Angin kencang dan ombak besar dari Tao Silalahi Paropo ke jalur penyeberangan. Simanindo ke Tigaras berjarak kurang lebih 15 km. Cerita dari orang yang pernah lewat naik kapal di kawasan luas Danau Toba Tao Silalahi. Makanya di katakan Silalahi Nabolak agak jarang dilintasi. Dikarenakan bisa tiba -tiba ada ombak besar dan angin kencang. Perlu semua kita ketahui bahwa tingkat besar ombak. Diseluruh Danau Toba tidak sama karena pengaruh luas dan zona.

Zona lintasan kapal KM Sinar Bangun yang kecelakaan di Danau Toba 18 Juni 2018 tepatnya ditengah Danau lintasan Simanindo ke Tigaras adalah zona berbahaya dilintasi. Apabila besar ombak tidak seperti lazimnya. Apapun isu yang beredar ini adalah hanya cerita yang mungkin dikaitkan – kaitkan. Dimana Dengan musibah tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun. Tetapi kita harus tetap waspada dan berhati-hati dimana pun berada. Karena musibah bisa kapan saja terjadi dan yang terpenting jangan lupa berdo’a .

Untuk Berita – Berita Lainnya Klik Disini .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *