MENTERI LUAR NEGERI : SPANYOL BISA MENGIZINKAN REFERENDUM

MENTERI LUAR NEGERI : SPANYOL BISA MENGIZINKAN REFERENDUM

Vivatribun – Spanyol mempertimbangkan perubahan konstitusional yang memungkinkan daerahnya mengadakan referendum kemerdekaan di masa depan, kata menteri luar negeri.

Alfonso Dastis telah mengatakan kepada media setempat sebuah suara nasional mengenai masalah ini dapat diadakan.

Langkah ini merupakan pengakuan atas peristiwa di Catalonia, di mana pemerintah daerah digulingkan setelah deklarasi kemerdekaan sepihak.

Protes dilakukan terhadap penahanan mantan pemimpin wilayah tersebut.

Sementara itu, pengadilan konstitusional Spanyol telah memutuskan bahwa deklarasi kemerdekaan “tidak konstitusional dan tidak berlaku”.

APA KATA MENTERI LUAR NEGERI ITU ?

“Kami telah membuat sebuah komite di parlemen untuk menyelidiki kemungkinan mengubah konstitusi agar dapat mengakomodasi aspirasi beberapa orang Catalan dengan lebih baik,” kata Dastis kepada BBC.

“Kami mengakui ada situasi politik yang pantas untuk dilihat, namun, jelas, keputusan tersebut akan diambil, harus diambil oleh semua orang Spanyol.”

Dia juga mengatakan bahwa dia menyesal jika orang-orang terluka saat referendum yang dilarang bulan lalu, namun tidak ada penggunaan kekuatan yang tidak proporsional.

Sebelumnya dia mengatakan beberapa foto kekerasan “palsu”

KANTOR TETAP KEPADA SEPARATIS

Ini tampaknya merupakan cabang zaitun bagi pendukung separatisme di Catalonia, yang melakukan demonstrasi sekali lagi di seluruh wilayah. Ini menawarkan prospek referendum untuk mengubah konstitusi Spanyol dan oleh karena itu membuat secara sah mungkin mengadakan referendum mengenai kemerdekaan Catalan.

Tapi apa artinya, adalah bahwa seluruh populasi Spanyol, 47 juta orang akan memilih apakah Catalonia berhak menentukan nasib sendiri.

Alfonso Dastis mengatakan perubahan hukum bisa membantu menyelesaikan krisis Catalan untuk generasi mendatang.

Tapi sangat jauh dari apa yang diminta pemimpin Catalan Carles Puigdemont, hak untuk Catalan hanya untuk memutuskan.

BAGAIMANA DENGAN PROTES ?

Beberapa jalan utama dan layanan rel masih diblokir sebagai bagian dari demonstrasi yang disebut oleh kelompok pro-kemerdekaan.

Perkelahian kecil dilaporkan terjadi sebelumnya saat polisi pindah untuk menyingkirkan pemrotes. Ratusan orang juga berkumpul di depan istana kepresidenan Catalonia di Barcelona.

Seruan pemogokan umum tidak didukung oleh serikat pekerja utama di kawasan ini, dan pertokoan dan bisnis dibuka seperti biasa. Universitas dan beberapa sekolah terkena dampaknya.

Delapan politisi ditahan dalam penyelidikan oleh pihak berwenang Madrid mengenai dugaan pemberontakan dan penghasutan yang terkait dengan deklarasi kemerdekaan tersebut.

APA LAGI YANG TERJADI ?

Dalam sebuah pidato di parlemen, Perdana Menteri Mariano Rajoy menyerukan agar jumlah pemilih yang besar dalam pemilihan yang cepat tersebut meminta 21 Desember sehingga Spanyol bisa mengatasi krisis tersebut.

Pihak pro-kemerdekaan gagal pada hari Selasa untuk mencapai kesepakatan untuk membentuk front persatuan untuk pemungutan suara.

Presiden Catalan yang dipecat Carles Puigdemont dan empat mantan penasihat melarikan diri ke Belgia. Dan seorang hakim investigasi belum memutuskan apakah akan melakukan surat perintah penangkapan EU yang dikeluarkan hakim Spanyol pekan lalu.

Puigdemont telah dibebaskan dengan jaminan dan dijadwalkan untuk tampil di pengadilan pada tanggal 17 November.

Dalam perkembangan lainnya :

■ Menteri Lingkungan Spanyol Isabel García Tejerina menuduh Puigdemont melakukan serangan ke seluruh negara bagian Spanyol dengan pernyataan ilegal kemerdekaannya.

■ Surat kabar El Mundo (dalam bahasa Spanyol) mengeluarkan sebuah dokumen yang diduga menunjukkan bahwa kabinet Puigdemont memiliki beberapa rincian yang siap untuk Catalonia yang independen, termasuk anggarannya, pada bulan Juni

■ Editor majalah satir El Jueves muncul di pengadilan atas sebuah cerita satiris (dalam bahasa Spanyol) yang menyarankan agar polisi anti huru hara ditugaskan untuk menghentikan referendum telah “menyelesaikan” pasokan kokain di wilayah ini.

■ Perdana Menteri Belgia Charles Michel membantah bahwa pemerintahannya sedang dalam krisis karena kehadiran Puigdemont, sebuah isu yang berisiko mengungkap perpecahan separatis di negara tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *