MENTERI ISRAEL MENYERUKAN PEMBOIKOTAN DAERAH ARAB SETELAH TERJADI KERUSUHAN

MENTERI ISRAEL MENYERUKAN PEMBOIKOTAN DAERAH ARAB SETELAH TERJADI KERUSUHAN

Vivatribun – Menteri pertahanan Israel memanggil Ahad untuk memboikot ekonomi warga Arab dari daerah di mana kerusuhan meletus atas deklarasi Yerusalem Donald Trump, dengan mengatakan bahwa mereka “bukan milik negara” di negara tersebut.

Komentar Avigdor Lieberman tentang orang Arab Israe’l, yang berjumlah sekitar 17,5 persen dari populasi negara tersebut. Menarik penghukuman atas kekerasan mereka.

“Mereka yang berdemonstrasi di Israe’l yang memegang bendera Hizbullah, Hamas dan PLO bukanlah bagian dari negara Israel. Kata Lieberman, merujuk pada Organisasi Pembebasan Palestina.

“Mereka bertindak untuk menyakiti kita dan menghancurkan kita dari dalam,” katanya dalam sebuah pernyataan.

“Oleh karena itu, saya meminta warga Israel untuk memberlakukan boikot ekonomi terhadap Wadi Ara jangan berbelanja di sana, jangan makan di restoran dan jangan membeli layanan darinya.”

Berbicara di radio militer, Lieberman mengulangi pendiriannya mengenai pertukaran lahan dalam sebuah kesepakatan damai yang akan melihat wilayah Arab Israe’l diserahkan kepada orang-orang Palestina.

“Orang-orang ini bukan milik Israel,” kata menteri dari penduduk Wadi Ara.

“Sebagai bagian dari kesepakatan akhir, mereka harus menjadi bagian dari Ramallah,” sementara Israel akan mencaplok blok permukiman di Tepi Barat yang diduduki.

Orang Israel harus “memberi mereka perasaan yang tidak mereka inginkan di sini,” katanya, mencatat kejadian di mana orang-orang Arab dari daerah tersebut melakukan serangan terhadap orang Israe’l atau mendukung kegiatan militan.

Puluhan orang Arab Israe’l pada Sabtu malam memblokir persimpangan Wadi Ara di utara Israel, kata polisi. Sambil melempar batu ke kendaraan dan membakar ban sebagai protes atas deklarasi Trump tentang Yerusalem sebagai ibukota Israe’l.

Jendela sebuah bus dilanggar dan pengemudinya sedikit terluka. Polisi menahan dua anak di bawah umur dan seorang pria dari Arara, sebuah kota Arab di daerah Wadi Ara.

Ayman Odeh, ketua aliansi Daftar Gabungan Anggota Arab, dengan tegas mengecam komentar Lieberman.

“Memanggil untuk memboikot warga negara hanya karena identitas nasional dan agama mereka mengingatkan rezim tergelap dalam sejarah manusia. Katanya dalam sebuah pernyataan.

“Gagasan bahwa orang tersebut bertanggung jawab atas keamanan negara harus memperhatikan warga waras manapun.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *