Kereta Tubruk Tiang Listrik di Bogor, PLN Pastikan Tak Ada Pemadaman

KRETA TUBRUK TIANG LISTRIK DI BOGOR TERNYATA TIANG LISTRIK YANG TERTUBRUK BUKANLAH MILIK PERUSAHAAN

Kereta Tubruk Tiang Listrik Di Bogor PLN Pastikan Tak Ada Pemadaman. PT PLN memastikan bahwa tiang listrik yang tertubruk oleh kereta commuter line. Dengan nomor rangkaian KA 1722 bukanlah milik perusahaan. Karenanya, PLN memastikan bahwa pemadaman listrik tidak akan dilakukan. Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka menengaskan. Itu dikonfirmasi setelah PLN menerjunkan tim teknis terdekat untuk memberikan bantuan dan memverifikasi tiang tersebut.

Dari data yang dihimpun PLN di lapangan dikatakannya tiang tersebut bukan milik PLN. Melainkan milik pelanggan PT KAI GL Bogor yang merupakan pelanggan Tarif/Daya T/3465 kVA. “Kami ikut prihatin atas peristiwa terseretnya tiang listrik commuter yang mengakibatkan tiang listrik roboh dan menimpa commuter line. Kami harap, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kami informasikan bahwa tiang tersebut bukan milik PLN melainkan instalasi pelanggan yakni PT KAI GL Bogor. Tutur dia dalam keterangan tertulisnya, Minggu 10 Maret 2019.

KRETA TUBRUK TIANG LISTRIK DI BOGOR INILAH SEMUA KEJELASAN DENGAN KECELAKAAN KAI

Lebih lanjut dia menjelaskan PT KAI merupakan pelanggan PLN Tegangan. Menengah di mana PLN hanya suplai dari gardu PLN ke gardu PT KAI. Instalasi listrik tersebut digunakan untuk mengoperasikan commuter line dan bangunan yang menjadi milik PT KAI. “Kami informasikan bahwa tiang listrik yang roboh tersebut tidak ada kaitannya dengan tiang listrik yang menyuplai masyarakat. Sehingga dipastikan tidak ada pemadaman. PLN akan terus memantau dan membantu untuk hal-hal yang dibutuhkan, guna mempercepat pemulihan listrik KRL,” papar dia.

Sebelumnya Otoritas PT Kereta Api Indonesia menyatakan bahwa sedikitnya tiga tiang listrik rusak dan roboh. Akibat diseruduk sebuah kereta commuter line yang anjlok di pintu perlintasan. Kebon Pedes Bogor Jawa Barat Minggu pagi 10 Maret 2019. Seperti diungkapkan Kepala PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta. Dadan Rudiansyah. Ketika meninjau lokasi kecelakaan dua gerbong dari rangkaian. Kereta nahas itu akan dibiarkan sementara di lokasi untuk menyangga tiang-tiang listrik yang rusak.

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *