Kasus SP3 Habib Rizieq Harus Dihentikan Berikut Penjelasannya

KASUS SP3 HABIB RIZIEQ AKANKAH MEMBUAT MASYARAKAT INDONESIA KEBANYAKAN GOLPUT DI PILPRES 2019 ?

Kasus SP3 Habib Rizieq Harus Dihentikan Berikut Penjelasannya. Seperti yang anda ketahui seluruh pembaca setia ditanah air. Tidak akan ada yang bisa membantah lagi masalah kasus SP3. Dimana adalah kasus chat esek2 Habib Rizieq yang pastinya. Ini akan membuat kecewa banyak pihak tak hanya pada Ahoker dan Jokower saja. Tetapi juga banyak warga negara yang tidak akan terima keputusan seperti ini. Jika hukum “Kompromi” dengan radikalisme & intoleransi. Yang dimana telah dikeluarkan oleh para penegak hukum di negara ini. Tak sedikit ajakan GOLPUT tidak memilih Jokowi karena menganggap hukum tebang pilih. “Tajam ke minoritas tumpul ke mayoritas” lalu menyalahkan Presiden RI. Begitu pula sah sah saja untuk menyalahkan Panglima Tertinggi di Indonesia ini .

Tetapi apakah benar menurut anda para pembaca setia kami ?. Seburuk itukah komitmen Penyelesaian yang dilakukan Hukum di Negara ini. Yakni didalam perang melawan radikalisme & intoleransi ?. Atau kita yang masih kurang bijaksana untuk menilai hukum ?. Seperti Gelap mata karena setitik SP3 ini jadi hilang jasa sebelanga sebelumnya ? .

KASUS SP3 HABIB RIZIEQ JIKA DIJADIKAN PATOKAN UNTUK BERKOMPROMI LANGKAH APA YANG SUDAH DI AMBIL

Kalau kita pakai SP3 sebagai patokan rezim ini untuk Berkompromi. Dimana dengan paham radikalisme & intoleransi pada pemerintahan saat ini. Maka agar bisa menilai sisi obyektifnya kita wajib hitung seluruh variabel. Apa saja yang telah dilakukan rezim ini dalam rangka “perang melawan radikalisme & intoleransi”?. Mari kita hitung bersama Salah satu agenda pertama Jokowi. Pada saat menjabat Presiden RI adalah memerintahkan Panglima TNI & Kapolri. Untuk MEMERANGI ISIS yang mana pada saat itu bisa dikatakan masih terjadi pembiaran. Atas perintah Jokowi TNI POLRI bergerak cepat untuk memerangi kasusnya. Tidak hanya pengibar bendera ISIS saja yang berhasil ditangkap. Tablig akbar ISIS juga telah berhasil dibubarkan beserta sarang ISIS di Poso digempur. Yang telah berhasil menewaskan imam ISIS Indonesia bernama ” Santoso ” .

Lalu Jokowi juga memerintahkan Kapolri agar MELARANG SWEEPING. Pada rumah makan bulan puasa Sejak saat itu pula sweeping yang biasanya. Jadi tontonan rutin bulan Ramadhan perlahan-lahan hampir hilang. Terkecuali hanya ada satu dan dua tetapi sudah sangat jarang. Bukan hanya sampai disitu saja Jokowi perintahkan Menkopolhukam. Dimana untuk menerbitkan Perppu no.2 membubarkan ormas MAKAR Hizbut Tahrir HTI. Dan berhasil memenangkan perkara gugatan baik di MK maupun PTUN. Untuk memastikan HTI koit selamanya .

KASUS SP3 HABIB RIZIEQ JIKA TERUS DI UNGKIT DAN MERASA KECEWA MAU SAMPAI KAPAN ? GANTI PRESIDEN ?

Ini merupakan sebuah Pencapaian didalam perang melawan. Paham radikalisme dan intoleransi yang harus diakui. Untuk prestasi rezim inkumben ini komitmen yang tidak pernah dilakukan sang mantan. Apakah prestasi tersebut musnah oleh SP3 kasus chat porno Habib Rizieq ?. Seperti hujan setahun dihapus oleh panas sehari ?. Silahkan kepada para pembaca untuk menilai dan jawab sendiri . Tapi satu yang pasti disini Apakah radikalisme & intoleransi ini. Masih adakah di jaman Presiden RI Jokowi ? Jawabannya: YA masih ada.

Padahal ormas islam yang dekat dengan poros kekuasaan adalah NU, Ansor Banser. Lalu bayangkan seumpamanya ganti Presiden RI selanjutnya kedepan. Serta semisalnya ormas yang dekat dengan poros kekuasaan nanti adalah FPI misalnya. Sekarang tanyakan pada diri anda masing – masing. Apakah demi puas-puasin kecewa anda atas SP3 anda bersedia resikokan itu ? .

Jika anda setuju dan tidaknya berikan komentar anda yang Bijak di bawah ini. Berita – Berita Lainnya Klik Disini .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *