Karena Ikan Asin Galih Berhadapan dengan Hukum

Karena Ucapannya Sendiri, Kini Galih Harus Berhadapan dengan Hukum

Galih Ginanjar belakangan ini memang semakin sering terdengar karena ucapannya di salah satu chanel Youtube. Ucapannya tentang mantan istrinya yang seolah-olah mengumbar aib membuatnya harus menanggung akibatnya. Karena kata-kata yang ia lontarkan membuat mantan istri merasa sedih dan sakit hati.

Dengan cepat video tersebut beredar dan bukan hanya sang mantan yang merasa sakit hati dengan perkataannya tersebut. Banyak wanita yang merasa bahwa Galih secara tidak langsung sudah merendahkan harga diri seorang wanita dan seorang ibu.

Salah satu pengacara handal yang sebelumnya sudah pernah membantu Fairuz dalam sidang perceraiannya, Hotman Paris, juga ikut membantu dalam kasusnya kali ini. Banyak sekali wanita dan pihak yang turut mendukung Fairuz untuk melaporkan Galih. Galih sudah resmi dilaporkan ke polisi bahkan ia juga sudah dipanggil ke pengadilan untuk pertama kalinya. Galih diperiksa penyidik pada Jumat, 5 Juli 019 lalu. Pemeriksaan tersebut berlangsung selama 13 jam dan ia ditanyai sebanyak 46 pertanyaan terkait video yang dilaporkan oleh Fairuz.

Laporan Fairuz diterima oleh pihak kepolisian dan terdaftar dengan nomor LP/3914/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus. Selain Galih, Fairuz juga melaporkan Rey Utami dan Pablo Benua sebagai pemilik chanel Youtube. Mereka diduga melanggar Pasal yang mengatur tentang ITE dan atau pencemaran nama baik. Selain melaporkan ke polisi ternyata Fairuz juga mendatangi Komnas Perempuan pada hari Senin (8/7) mengenai hal yang sedang dialaminya.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap Galih polisi mengatakan bahwa, Galih melontarkan pernyataan tersebut dengan maksud mempermalukan Fairuz A Rafiq, mantan istrinya. Meski Galih sudah mengakui ucapannya, namun hingga kini kasus tersebut masih terus berlanjut dengan pemeriksaan saksi-saksi selanjutnya.

“Motifnya (Galih menyebut Fairuz ikan asin) apa? Motifnya ingin mempermalukan mantan istrinya. Intinya itu ya, untuk mempermalukan di sana,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin, 8 Juli 2019.

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *