JOKOWI SEBUT FREEPORT AKAN MENJADI INCOME BESAR BAGI NEGARA INDONESIA

JOKOWI SEBUT FREEPORT AKAN MENJADI INCOME BESAR SUDAH SAATNYA NEGERI INI JUGA IKUT MENDAPATKAN HAKNYA

Jokowi Sebut Freeport Akan Menjadi Income Besar Bagi Negara Indonesia. Seperti yang anda ketahui seluruh pembaca setia ditanah air. Dimana Pemerintahan Jokowi sedang berjuang untuk mendapatkan Freeport. Tetapi lagi – lagi masih saja banyak kritikan yang ingin menggulingkan beliau. Kita ketahui bersama Freeport adalah tambang emas kedua paling besar di dunia. Dimana terlatak di wilayah timur bagian di Indonesia. Sejak dari jaman Soeharto Freeport telah dikuasi Perusahaan Asing Amerika Serikat. Tidak diketahui mengapa kekuasan Asing bisa terus makmur. Sampai pada jaman SBY yang telah sepuluh tahun memimpin negara. Kenapa Baru dijaman Presiden ke-7 Presiden Joko Widodo. Baru dapat terbongkar selama ini Perusahaan asing yang mengambil Ahli. Kenapa hanya diam saja melihat hak negeri ini diambil begitu saja ? .

Presiden RI juga menambahkan untuk rakyat diIndonesia. Freeport merupakan salah satu income paling besar untuk indonesia kedapannya. Dan sangatlah patut untuk diperjuankan untuk Negera Indonesia ini. Presiden Joko Widodo mengaku mendapat laporan PT Inalum (Persero). Dimana telah mencapai kesepakatan awal dengan PT Freeport Indonesia mengenai hak dan kewajiban. Terkait pengelolaan tambang Grasberg di Papua. Jokowi menilai itu langkah awal untuk meningkatkan kepemilikan divestasi sebesar 51 persen .

JOKOWI SEBUT FREEPORT AKAN MENJADI INCOME BESAR DAN MENYERAHAKAN SEPENUHNYA KEPADA MENTERI BUMN DAN MENTERI ESDM

Bukan itu saja Presiden Joko Widodo juga memberikan penjelasan. “Holding industri pertambangan kita Inalum telah capai kesepakatan awal dengan Freeport. Dimana Untuk meningkatkan kepemilikan kita menjadi 51 persen dari yang sebelumnya 9,36 persen. Alhamdulillah,” kata Jokowi di ICE BSD, Tangerang. Menurtu Beliau usaha yang dilakukan pemerintah tak mudah dalam bernegosiasi dengan Freeport. Apalagi perusahaan asal Amerika Serikat itu telah memegang porsi kepemilikan. Yang dimana cukup besar selama puluhan tahun lamanya.

Jokowi juga menilai kesepakatan yang dicapai Inalum ini sebagai lompatan yang luar biasa. Hal itu sesuai dengan harapan pemerintah. Sehingga, Indonesia bisa mendapat income yang lebih besar, baik dari pajak, royalti, deviden, serta retribusi. Untuk masalah teknis kesepakatan ini, Jokowi menyerahkan sepenuhnya kepada Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri ESDM Ignasius Jonan untuk menjelaskan lebih detail .

Untuk Berita – Berita Pemerintahan Lainnya Klik Disini .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *