Jangan Biarkan Bumi Nelangsa, Yuk Jaga Lingkungan Dengan 5 Cara ini

JANGAN BIARKAN BUMI NELANGSA DIPREDIKSI JUMLAH SAMPAH PLASTIK AKAN MELEBIHI JUMLAH MAKLK HIDUP

Jangan Biarkan Bumi Nelangsa, Yuk Jaga Lingkungan Dengan 5 Cara ini. Belum lama ini kita dikejutkan penemuan seekor penyu mati yang perutnya terburai plastik sampah. Ia di temukan di pinggir pantai congot, Yogyakarta. Tidak hanya penyu di wakatobi, Sulawesi Tenggara terdapat paus mati yang perutnya dipenuhi sampah plastik. Berdasarkan laporan dari lembaga ilmu pengetahuan indonesia (LIPI) terdapat 100-400 ton sampah plastik yang ada di laut indonesia per tahun. Berdasarkan keterangan tertulis jumat, 29 desember 2018, Jika kondisi seperti ini terus berlangsung pada 2050. Diprediksi jumlah sampah plastik akan melebihi jumlah makluk hidup yang ada di laut baik hewan maupun karang.

Mona menambahkan perbahan tidaklah semata-mata dimulai dengan sesuatu yang besar tapi juga dapat dilakukan dengan mengubah kebiasaan kecil dikeseharian kita. Sehingga dalam jangka panjang dampaknya pun akan terasa

JANGAN BIARKAN BUMI NELANGSA BERIKUT BEBERAPA ULUSAN UNTUK MEWUJUDKAN LINGKUNGAN INDONESIA LEBIH BAIK

Namun ssebenarnya ada lima cara muda untuk mewujudkan lingkungan indonesia yang lebih baik. Berikut ulusannya.

  1. Mempertimbangkan kemasan makanan dan minuman yang akan di beli
    Umumnya makanan dan minuman dikemasan dalam wadah plastik dan styrofoam. Konsumen harus cerdas dalam memilih wdah yang disajikan sejumlah restoran atau tempat makan. Kita bisa memilih untuk meminta disajikan di gelas kaca bukan plastik. Dengan begitu kita telah berkonstribusi mengurangi sampah.
  2. Gunakan alat makan yang bisa reusable
    reusable ialah alat makan yang dapat digunakan kembali seperti tempat makan botol minum dan sedotan stainless steel. Peralatan seperti itu bisa kita bawa ke mana pun baik makan di tempat maupun untuk di bawa pulang.
  3. Gunakan tote bag ketika berbelanja
    Plastik masih banyak digunakan untuk berbelanja di supermarket maupun toko retail. Sampah seperti itu dapat dikurangi dengan menggunakan tote bag yang bisa kita bawa dari rumah. Saat ini sudah banyak tas bermodel stylish yang dapat digunakan berulang kali.
  4. Kurangi penggunaan tisu
    Tisu memang dapat terurai dengan mudah dengan air. Namun nyatanya tisu menggunakan bahan baku pohon yang dapat berpengaruh pada kelestarian hutan dan kehidupan makhluk hidup. Maka itu digunakan tisu sesui dengan kebutuhan dan menggantinya dengan kain serbet.
  5. Ikut gerakan peduli lingkungan
    salah satu komunitas yang bisa diikuti ialah Live More Society dari bank DBS. Salah satu programnya recyle more. Program ini memberi kesadaran kepada milenial untuk peduli lingkungan dari kesehatan sehari-hari.

Gerakan ini melibatkan generasi milenial indonesia untuk lebih kritis terhadap linkungan sekitar misalnya melaporkan penumpukan sampah yang ilegal. Mereka bisa mengambil foto posting di media sosial lalu tag location dan tag waste4change. Yang berkerjasama dengan pemerintah daerah.

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *