ISRAEL DILANDA KEBAKARAN HEBAT

KEBAKARAN ISRAEL TERUS MENYEBAR, RATUSAN WARGA DIEVAKUASI

kebakaran hebat tengah melanda kota Haifa, Israel. Musibah itu memaksa ratusan warga yang tinggal di kawasan itu untuk mengungsi. Angin kencang membuat api melahap lebih banyak area, terutama hutan-hutan di beberapa kota selama tiga hari.

Menurut Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan, kebakaran dipicu oleh kekeringan yang terjadi di wilayah itu dalam dua bulan terakhir. Diperkirakan titik-titik api dapat terus menyebar hingga beberapa hari ke depan.

Selain hutan, rumah-rumah penduduk juga dilaporkan ikut terbakar habis. Api mulanya menyebar dari Zichron Yaakov, dekat dengan Hutan Carmel di wilayah utara Israel.

Kebakaran hutan juga menjalar di Beit Shemesh, dekat yerusalem dan pemukiman Dolev, Tepi Barat. Hingga saat ini, warga Arab dan Yahudi yang kebanyakan menetap di wilayah itu, termasuk Neve Shalom pinggiran kota, dievakuasi.

ISRAEL MEMINTA BANTUAN DARI SEJUMLAH NEGARA

Sejumlah negara yang membantu proses pemadaman kebakaran itu antara lain Rusia. Hal itu, dikatakan Benjamin usai berbicara dengan Presiden rusia Vladimir Putin yang mengatakan akan mengirim bantuan dengan pesawat Be-200.

Kemudian Turki juga mengendalikan kebakaran dengan bantuan dari udara. Negara itu bergabung bersama Yunani, Italia, Kroasia, dan Siprus mengerahkan sekitar 10 pesawat ke Israel.

Hingga saat ini, otoritas Israel masih menyelidiki penyebab rinci kebakaran. Terdapat dugaan salah satu dari bencana ini diakibatkan oleh kesengajaan.

Sebanyak 50 persen dari kebakaran dilaporkan terjadi karena pembakaran berulang. Selain itu, pemeriksaan terhadap tingkat pencemaran juga dilakukan di wilayah-wilayah dekat lokasi kebakaran.

Sebelumnya kebakaran besar di Israel juga pernah terjadi enam tahun lalu. Tepatnya terjadi di hutan Carmel, dekat dengan Haifa. Saat itu, 40 warga menjadi korban dari kobaran api yang menyebar dan kebanyakan adalah penjaga penjara serta polisi.

Lembaga keamanan setempat saat ini tengah menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dalam pernyataannya baru-baru ini menyebutkan jika musibah itu adalah ulah pembakaran dan teroris. Ia bahkan menyerukan jika pihak yang bertanggung jawab agar dihukum dengan berat.

Untuk Berita Lainnya disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *