Gerindra Polisikan Ratna Sarumpaet Tidak Terima Di bohongi

GERINDRA POLISIKAN RATNA SARUMPAET KE POLDA METRO JAYA SUDAH MASUK LAPORANNYA

Gerindra Polisikan Ratna Sarumpaet Tidak Terima Di bohongi. Seperti yang anda ketahui seluruh pembaca setia ditanah air. Kabar Hoax penyaniyaan aktivis Gerindra Ratna. Sangatlah mengempar public masyarakat Indonesia. Bukan hanya itu saja Kubu sendiri juga harus mengalami Pro dan Kontra. Dimana akibat kasus yang sangat menghebohkan ini. Geridra akan sangat mengalami kerugian atas masalah ini. Sebab telah mencoreng nama baik dari patai. Ketua Umum Prabowo Subianto juga ikut dirugikan dan telah dibohongi Ratna. Tidak terima dibohongi Partai Gerindra melaporkan Ratna Sarumpaet ke Polda Metro Jaya. Laporan itu bernomor LP/5381/X/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus. Ratna dilaporkan melanggar Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi .

Beserta Transaksi Elektronik dan atau Pasal 14 ayat 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Sekretaris Lembaga Advokasi Hukum Gerindra DKI, Mohamad Taufiqurrahman mengatakan. Apa yang dilakukan Ratna telah merugikan Gerindra. Akibat kebohongan yang dilakukan Ratna. Juga membuat situasi republik yang sedang melaksanakan pilpres ini terganggu .

GERINDRA POLISIKAN RATNA SARUMPAET DAN PRABOWO SUBIANTO JUGA MEMINTA MAAF KEPADA PUBLIC MASYARAKAT

Pada Saat ini kepolisian telah menetapkan Ratna sebagai tersangka. Namun Taufik menegaskan dirinya masih berhak untuk melaporkan. Bekas Ketua Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) itu. “Kan, Prinsipnya, Setiap orang punya hak sama di muka hukum” Katanya. Dalam laporan itu Taufiq berharap. Kepolisian segera memproses. Pasalnya apa yang dilakukan Ratna. Selain merusak nama baik dari Partai Gerindra. Hingga juga Prabowo Subianto yang maju dalam pilpres 2019. “Saya perlu turut andil bagian, Supaya tidak timbul Ratna Sarumpaet yang lain. Bola liar atas kebohongan Ratna turut merugikan Pak Prabowo dan Gerindra” Tegasnya .

Lebih lanjut Taufiq mengklaim langkah Gerindra ini membuktikan. Prabowo Subianto dan tim pemenangannya tak ‘cuci tangan’ terkait kebohongan Ratna. “Justru Pak Prabowo bersikap ksatria. Karena telah meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas kekhilafannya. Mempercayai kebohongan Ratna” Tambahnya. Menurut masyarakat sendiri apakah dengan Kata Maaf ini sudah Cukup. Lantas apa yang terjadi kemarin kasus Penistaan Agama Pak Ahok ? .

Untuk Berita – Berita Dan Informasi Lainnya Klik Disini .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *