Gandeng Eks Sponsor Manchester United, Huawei Perkuat 5G di Eropa

GANDENG EKS SPONSOR MANCHESTER UNITED AJANG YANG DI GELAR DI BARCELONA

Gandeng Eks Sponsor Manchester United, Huawei Perkuat 5G di Eropa. Ajang Mobile World Congress atau MWC yang digelar di Barcelona, Spanyol, pada 25-28 Februari 2019 dimanfaatkan oleh raksasa teknologi China, Huawei, untuk memamerkan perangkat teknologi 5G. Satu hari sebelumnya mereka telah merilis ponsel lipat Huawei Mate X. Yang disusul dengan kehadiran produk dan solusi 5G end-to-end seperti BTS, arsitektur, protokol, dan solusi operasi dan perawatan perangkat. Yang terbaru Huawei resmi menggandeng Vodafone dalam menghadirkan jaringan 5G di kota Barcelona, Spanyol.

Menara BTS menggunakan spektrum 5G komersial agar jaringan berjalan dengan cepat. Selanjutnya Huawei memakai spektrum C-Band 80MHz dan membuat puncak downlink mencapai 1,7Gbps. Sehingga rata-rata kecepatan geografis sebesar 800Mbps. Vodafone dan Huawei berhasil menjalankan jaringan 5G dan menghadirkan yang luar biasa lewat sejumlah BTS komersial. Kami akan terus bekerjasama dengan industri lainnya untuk mewujudkan penggunaan 5G secara komersial, kata Presiden Lini Produk 5G Huawei. Yang Chaobin, lewat situs resmi Huawei, Rabu, 27 Februari 2019.

GANDENG EKS SPONSOR MANCHESTER UNITED YANG MENGGUNAKAN KOLABORASI INI MERUPAKAN PENCAPAIAN BAGI PARA TEKNISI

Sementara itu Head of Network and Architecture Vodafone Group, Santiaga Tenorio mengatakan. kolaborasi ini merupakan pencapaian bagi para teknisi kedua perusahaan dalam mengintegrasikan standar 5G. Kami sendiri yang akan menyediakan jaringan generasi kelima ini di sejumlah kota di Eropa pada semester kedua tahun ini. Sedikit informasi, Vodafone pernah menjadi sponsor klub sepakbola Inggris, Manchester United.

Saat ini Huawei telah menyepakati 30 kontrak komersial penyediaan jaringan 5G yang rencananya akan membangun lebih dari 40 ribu menara BTS. Pada ajang MWC ini mereka juga mengeksplorasi mekanisme dan standar keamanan siber yang sesuai dengan standar Eropa. Hal tersebut dilakukan demi mewujudkan kerja sama yang adil, terbuka, dan saling percaya di industri teknologi informasi dan komunikasi.

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *