Fadli Zon Balas Pemerintahan Mengenai UU Anti Terorisme ?

FADLI ZON BALAS PEMERINTAHAN DPR DIPERTANYAKAN MENGAPA HANYA ANGGARAN SAJA DINAIKAN SETIAP TAHUNNYA ?

Fadli Zon Balas Pemerintahan Mengenai UU Anti Terorisme ?. Seperti yang anda ketahui seluruh pembaca setia ditanah air. Negara Indonesia sedang menghadapi serangan teror bom bunih diri. Yang dibenarkan aksi ini dilancarkan para terorisme untuk menyerang berbagai tempat. Mengenai hal ini Presiden RI Jokowi Dan para penegak hukum di negeri ini. Sudah siap dan bergerak cepat didalam mengatasi masalah ini. Yang menjadi kendala utama didalam penangkapan terorisme. Belum adanya RUU mengenai Anti terorisme di Negara ini. Sehingga akan sangat sulit menjalankan operasi pembersihan teroris kedepannya. Untuk masalah ini Kapolri Tito sudah merundingkan langsung ke bapak Jokowi. Agar segera cepat di keluarkan UU Terorisme di tanah air ini .

Mengenai pembentukan RUU Anti Terorisme ini. Ternyata sudah di minta Presiden di tahun 2017 lalu langsung ke DPR. Namun alhasil sampai di tahun 2018 ini masih belum dikeluarkan. Sehingga Orang nomor satu di Indonesia Jokowi tidak dapat meresmikannya. Pekerjaan dan Kinerja kerja DPR sangat di pertanyakaan disini. Mengapa harus butuh waktu begitu lama membuat RUU baru untuk Negara ?. Sedangkan setiap tahunnya DPR lebih aktif untuk merekomendasikan. Yang namanya menaikan anggaran dananya saja ? .

FADLI ZON BALAS PEMERINTAHAN BUKAN DPR YANG PATUT DISALAHKAN MELAINKAN PARA APARAT PENEGAK HUKUM

Didalam hal yang sedang panas dipertanyakan kinerja DPR untuk Negara. Wakil ketua DPR RI Fadli Zon dipertanyakan terkait kinerja soal belum rampungnya. RUU Untuk AntiTerorisme di negeri ini. Sehingga menyebabkan terjadinya peristiwa tragis rentetan ledakan bom di Surabaya. Namun dengan santai Fadli menjawab hujatan dari pemerintahan. Beserta juga para netizen yang sudah merasa gerah dengan DPR. Dimana menyatakan pemerintahan untuk belajar dulu tata cara membuat UU baru. Agar tidak mempermalukan diri sendiri di hadapan public tanah air. Sebelumnya UU Anti terorisme ini sudah ada lama tinggal di revisikan saja. Dirinya juga menegaskan tidak ada ikut campur dalam pansus UU anti terorisme ini. Yang bermayoritaskan kebanyakan partai pendukung pemerintahan saat ini .

Menurut Fadli sendiri aksi teroris kemarin tidak ada hubungannya dengan. UU anti teroris dan malah sebaliknya itu adalah tanggungjawab penuh aparat. Jadi tidaklah pantas DPR yang disalahkan gagal dalam menanggulangi teroris. Dikarenakan ada pansus yang terdiri dari semua partai. Yang mencakup dalam peran Polri dan juga TNI didalam menghadapi teroris. Jadi pihak yang harus di pertanyakan dan bertanggung jawab didalam masalah ini. Kenapa bisa sampai kebobolan dan kecolongan yakni para aparat hukum ?. Yang pastinya bukan DPR juga harus di libatkan didalam masalah teroris ini .

Untuk Berita – Berita Pemerintahan Lainnya Klik Disini .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *