DONALD TRUMP AKUI KAGUM DENGAN BARACK OBAMA

DONALD TRUMP AKUI JADI PENGGEMAR OBAMA

Usai terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat lewat Pemilu beberapa waktu lalu, Donald Trump sempat bertemu dengan Presiden Baracak Obama di Gedung Putih. Dalam kesempatan itu keduanya menghabiskan waktu dengan berbincang-bincang.

Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Presiden Barack Obama sebagai pria yang sangat baik saat bertemu dengannya di Gedung Putih. Trump bahkan mengutarakan niat untuk meminta nasihat dari Obama.

Usai pertemuan itu, Donald Trump mengaku jika dirinya kini mengagumi Barack Obama. Padahal sebelumnya ia kerap menyebut jika Obama adalah pemimpin gagal dan beberapa kali menghujatnya. Tidak hanya itu, konglomerat ini bahkan pernah mempermasalahkan kewarganegaraan Presiden AS berkulit hitam pertama itu.

Tiga hari setelah menghina Trump dengan menyebutnya tidak pantas memegang kode peluncuran senjata nuklir AS, Obama mengatakan bahwa dirinya ingin Trump sukses memimpin AS. Obama juga berjanji akan melakukan apa saja demi memastikan transisi kekuasaan secara damai.

“Saya tidak menyangka bisa menyukainya. Saya pernah berpikir tidak akan mungkin bisa menyukainya, namun ternyata malah menyukainya. Saya sungguh sangat menikmati bersamanya,” ujar Trump. “Seya telah menggelar pertemuan yang sangat menyenangkan dengannya.”

Dalam kesempatan itu, Trump menceritakan jika Obama juga mengungkap masalah besar yang tengah dihadapi Amerika Serikat. Meski begitu, ia enggan menyebutkan apa itu.

Usai berbicara empat mata, baik Obama maupun Trump menyempatkan diri berbicara di depan media sembari keduanya masih duduk di Ruang Oval, yang merupakan kantor resmi Presiden AS. Obama mengharapkan kesuksesan Trump dalam memimpin AS

OBAMA KE DONALD TRUMP : JIKA ANDA SUKSES, AMERIKA SERIKAT SUKSES

“Jika Anda sukses, negara ini juga sukses,” ucap Obama kepada Trump di hadapan media. Obama juga menyebut percakapannya dengan Trump sebagai ‘percakapan yang luar biasa baik’.

Trump membalasnya dengan berterima kasih kepada Obama, karena pertemuan yang seharusnya hanya berlangsung 10 menit menjadi berlangsung hingga 90 menit. Trump menyebut, dirinya dan Obama membahas soal hal-hal rumit dan luar biasa, serta ‘aset-aset kelas atas’. Trump tidak menjelaskan lebih lanjut maksud perkataannya itu.

Untuk berita lainnya disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *