Cara Rawat Area Kewanitaan untuk Cegah Penyakit Seksual Menular

CARA RAWAT AREA KEWANITAAN YANG MENJADI SALAH SATU HAL YANG HARUS DI PERHATIKAN

Cara Rawat Area Kewanitaan untuk Cegah Penyakit Seksual Menular. Kebersihan area kewanitaan menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan oleh setiap wanita di dunia. Jika tidak dirawat dengan baik, hal itu dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Salah satunya ialah infeksi Saluran Kemih (ISK). Bahkan, sebuah data mengungkapkan bahwa 75 persen wanita di Indonesia pernah mengalami keputihan minimal sekali dalam hidupnya.

Aesthetic Gynaecologist dr. Dinda Derdameisya. Sp.OG juga mengatakan bahwa menjaga area kewanitaan bukanlah hal yang mudah. Ia mengatakan bahwa tidak banyak wanita yang paham bagaimana membersihkan area kewanitaan dengan tepat. “Apabila cara yang digunakan salah dapat menyebabkan berbagai permasalahan kesehatan reproduksi. Keputihan misalnya, merupakan salah satu symptom adanya permasalahan dalarn organ reproduksi perempuan,” ucap dia saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu, 13 Maret 2018.

CARA RAWAT AREA KEWANITAAN INI SEDIKIT CARA UNTUK PENJEGAHANNYA

Keputihan yang tidak segera ditangani dengan baik, lanjut dia, juga berisiko mengakibatkan berbagai masalah sampai dengan Infeksi Menular Seksual. Oleh sebab itu, butuh cara yang tepat untuk menjaga area kebersihan. Lantas, seperti apa cara perawatan area kewanitaan yang tepat? “Pertama selalu membasuh area kewanitaan menggunakan air bersih, kemudian rajin mengganti underwear minimal dua kali sehari pada saat area kewanitaan sedang lembap,” kata dia.

Lebih lanjut, Dinda juga menyarankan untuk memilih bahan underwear yang memiliki sirkulasi udara baik. Dengan demikian tidak akan menimbulkan iritasi. Yang terakhir itu menggunakan produk kewanitaan yang tepat dengan kandungan prebiotics dan bahan alami serta memiliki pH balance berkisar antara 3,5-4,9 sehingga aman dan mampu memberikan manfaat bagi kesehatan area kewanitaan,” ucap Dinda.

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *