Bom di Sri Lanka Memakan Banyak Korban

Bom di Sri Lanka Menewaskan Banyak Orang dan Ratusan Luka Luka

Bom yang meledak di Sri Lanka sampai dengan hari ini sudah ada sebanyak 321 korban yang meninggal. Ledakan yang terjadi pada hari Minggu (21/4/2019) sangat meninggalkan duka terlebih untuk keluarga yang ditinggalkan. Ada sebanyak 8 ledakan pada hari itu. 6 ledakan pertama terjadi dalam waktu 20 menit, dan dua lainnya menyusul beberapa jam kemudian.

Pada pukul 08.45 waktu setempat ledakan terjadi secara bersamaan di dua hotel dan dua gereja. Ledakan yang terjadi di gereja tersebut terjadi saat digelarnya kebaktian Paskah yang dihadiri oleh banyak jemaat. Ledakan awal terjadi di Hotel Shangri La Colombo dan di Gereja St Anthony di Kochikade, Kotahena, Colombo. Selain itu, ledakan juga terjadi di Gereja St Sebastian di Negombo yang berjarak 35 km di sebelah Utara Colombo dan juga di Hotel Kingsbury Colombo.

Lalu pada pukul 08.50 waktu setempat, ledakan terjadi di Hotel Cinnamon Grand di Colombo. Pukul 09.05 waktu setempat terjadi ledakan di Gereja Katolik Roma Zion di Batticaloa yang berjarak lebih kurang 315 km dari Colombo. Setelah itu ledakan selanjutnya terjadi di Hotel New Tropical Inn di Dehiwela sekitar pukul 13.45 waktu setempat, dan ini adalah ledakan ketujuh di hari yang sama.

Ledakan terakhir terjadi di sebuah rumah di wilayah Dematagoda, Colombo. Ledakan ini diyakini adalah bom bunuh diri. Ada sebanyak 3 polisi tewas di ledakan yang terakhir ini.

Korban meninggal sampai saat ini ada sekitar 320 orang dan untuk korban luka-luka mencapai 500 orang. Pihak kepolisian sudah menangkap 40 orang yang dianggap berhubungan dengan ledakan tersebut. Selain itu, kakak beradik yang menjadi pengebom bunuh diri di dua hotel Sri Lanka ternyata adalah anak dari keluarga kaya. Mereka diketahui berumur di akhir 20-an. Namun meski begitu belum bisa dipastikan apakah mereka memiliki hubungan dengan pengebom lain yang terlibat dalam serangan di Minggu Paskah tersebut.

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *