Anies-Sandi Pamer 29 Program Kerja, Membuat Masyarakat Makin Kecewa

ANIES-SANDI PAMER 29 PROGRAM KERJA BUKANNYA DIPUJI MELAINKAN SANGAT DIPERTANYAKAN MASYARAKAT

Anies-Sandi Pamer 29 Program Kerja, Membuat Masyarakat Makin Kecewa. Seperti yang anda ketahui seluruh pembaca setia kami ditanah air. Untuk Gubernur DKI Jakarta Anies dan Sandi kembali lagi menghebohkan Public. Dimana Anies sekarang ini sedang pamer keberhasilan melewati Youtube. Dikatakan dengan 29 program kerja andalannya untuk Ibu kota Jakarta. Namun Setelah diselidiki dan disurvei masyarakat ternyata Anies hanya membual saja.Mengapa begitu ? sebab rata – rata program kerja yang diberikannya. Hampir seluruhnya bermasalah terutama terhadap ibu kota. Bukan hanya itu saja pamer kebohongan juga dilakukannya melalui Whatsapp. Berikut penulis cantumkan narasi program kerja (dengan cetak miring) & fakta di lapangan yg berbeda. Anies telah terang-terangan telah membodohi public .

Sederet Prestasi 100 Hari Kerja Anies-Sandi. H. Anies Rasyid Baswedan, Ph.D dan H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A, resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober 2017. Pasangan yang diusung Gerindra-PKS dan PAN (bergabung di putaran dua) ini. Dimana baru saja melewati 100 hari kerja sejak dilantik. Namun di usia yang baru 100 hari kerja ini. Anies-Sandi telah menorehkan sederet prestasi dan kinerja kerja .

 

ANIES-SANDI PAMER 29 PROGRAM KERJA BERIKUT HASIL KERJANYA DILUAR FAKTA YANG BERBEDA ?

  • 1. Menarik Raperda Reklamasi?. Apakah sudah terbukti ini faktanya .
  • 2. Menggelar Uji Coba OK-OTRIP ?. Apakah terlaksankan .
  • 3. Peletakkan batu pertama untuk Program Rumah DP 0 ?. Apakah sudah jalan .
  • 4. Menutup Hotel Alexis Nyatanya 4play adalah bagian dari manajemen Alexis. Itu artinya Alexis tetap eksis, Tidak ada penutupan. Bagian mana yang sudah di tutup ?.
  • 5. Memperluas sasaran dan menaikkan besaran KJP melalui Pergub KJP Plus. Sudah diperluas atau dinaikan belum ? .
  • 6. Membentuk Sekretariat dan Mempersiapkan Infrastruktur OK OCE di setiap kecamatan. Bagian mana yang sudah dibentuk ? .
  • 7. Membangun Shelter Kampung Akuarium (korban gusuran gubernur dulu). Bagunannya sudah siap ? .
  • 8. Meluncurkan Community Action Plan (CAP) untuk Penataan Kampung. Salah satu poin dalam CAP itu adalah pengoperasian kembali becak di Jakarta .
  • 9. Membentuk Komite Pencegahan Korupsi Ibukota. Komite yang tak jelas kerjanya . Hanya Buang Anggaran untuk pos yg tak berguna .
  • 10. Mengembalikan Sistem Pengawasan Terintegrasi lewat Program Jakarta Satu. Itu sudah jadi tugas Inspektorat Kemendagri. Anies-Sandi menggaji pengangguran miliaran rupiah .
  • 11. Memberi Tunjangan Untuk Guru PAUD. Apakah sudah diterima tunjangan tersebut ? .
  • 12. Memberikan Tunjangan untuk Guru Swasta & Guru TK. Hibah melalui organisasi guru melawan undang-undang.
  • 13. Integrasi Nomor Telepon ?. Untuk Apa ini dilakukan ? .
  • 12. Untuk Lapor Kekerasan Perempuan dan Anak. Call center itu sudah diintegrasikan sejak jaman Ahok. Anies hanya menambahi fitur. Ia hanya menyempurnakan program rintisan Ahok sebelumnya .
  • 14. Meluncurkan Kartu Pangan dan Kartu Pekerja untuk Buruh. Sudah dikerjakan apa belum ? .

 

ANIES-SANDI PAMER 29 PROGRAM KERJA SAMBUNGAN PROGRAM KERJA ANIES-SANDI

  • 15. Meluncurkan Kartu Lansia Jakarta. Itu program Ahok-Djarot, Anies-Sandi hanya mengganti nama. Lalu mereka mengakuinya sebagai program kerja mereka.
  • 16. Menata Kawasan Tanah Abang. Menurut anda bagiamana yang sudah tertata ?. Atau malah sebaliknya .
  • 17. Membuka Monas untuk Kegiatan Seni, Budaya dan Keagamaan.
  • 18. Menyelesaikan APBD secara praktis & tepat waktu. APBD tepat waktu karena banyak Proyek Siluman yang diloloskan. Hal itu mencurigakan karena ada pembengkakan anggaran yang gila-gilaan. Jelas ada kong kalikong di sana .
  • 19. Membuka Layanan Pengaduan Warga setiap hari Sabtu di seluruh Kantor Kecamatan. Apakah benar hal tersebut anda bisa menilai sendiri ?. Justru sekarang Balaikota menjadi jauh tertutup untuk warga Jakarta yg hendak mengadu permasalahannya .
  • 20. Menerbitkan Ingub No.2/2018 tentang Penyandang Difabel sebagai Penyedia Jasa Layanan Perorangan. Gubernur sebelumnya juga sudah menjalankan hal itu. Pencitraan murahan ini sungguh menyedihkan. Ini bukan program baru. Tidak ada yang istimewa untuk mendongkrak nama Anies-Sandi .
  • 21. Membentuk Komite Harmonisasi Regulasi. Sama seperti TGUPP, Tim Komite Harmonisasi Regulasi itu hanya akan Menghabiskan Anggaran. Itu juga membuktikan Anies-Sandi tidak bisa bekerja. Semua tugasnya dikerjakan orang lain .
  • 22. Pendapatan APBD 2017 Melebihi Target Hingga 103%. Di jaman Jokowi jadi Gubernur, Lonjakan pendapatan jauh lebih besar. Bukan persoalan spesial. Penyerapan anggaran (80%) juga jauh lebih besar dari jaman Anies (69%) .
  • 23. Mengizinkan Pemegang KJP Masuk Ancol Secara Gratis. KJP Plus bermasalah. Masuk Ancol bukan peruntukan kartu tersebut. Tujuan kartu itu untuk menunjang pendidikan anak. Jumlah penerima KJP juga berkurang drastis. Padahal anggarannya semakin membengkak .
  • 24. Meluncurkan One Kelurahan Outstanding Care (OK OCARE). Program Kesehatan Bersama Dinas Kesehatan. Program lama yang hanya ganti nama. Karya orang lain yang diakui. Tidak kreatif sekaligus tak punya rasa malu .
  • 25. Mengubah Status Pusdok HB Jassin Jadi UPT, Kesepakatan Digitalisasi Koleksinya, Dan Menggaji Karyawannya 6 Bulan Terakhir. Di jaman Ahok sudah ada tawaran itu. Tetapi pengurus yang menolaknya. Pengurus memiliki pandangan berbeda.
    Jaman Anies. Mungkin ada deal-deal yg menguntungkan mereka secara pribadi. Maklum saja, Anggaran saat ini jor-joran semaunya .
  • 26. Meluncurkan Program Pertanian Perkotaan. Sejak jaman gubernur Jokowi sudah ada program Urban Farming. Gubernur-Wagub paling buruk bernama Anies-Sandi kembali mengakui program orang lain .
  • 27. Menghias Kota Dimulai Dengan Mural Flyover Casablanca Dengan melibatkan Siswa SMK. Gubernur sebelumnya punya kegiatan yang jauh lebih bermanfaat dan mendidik. Mereka benar-benar bekerja bukan sibuk pencitraan .
  • 28. Menyelenggarakan Nikah Massal Untuk 437 Pasangan. Program seperti itu biasa saja dan hanya seremonial sifatnya. Gubernur sebelumnya juga punya program mengumrohkan marbot. Nikah masal bukan program luar biasa. Secara substansial tidak memberikan dampak apa-apa .
  • 29. Membuka Flyover Antasari Untuk Car Free Day. Acara seperti ini mestinya tak masuk program kerja. Itu kegiatan sepele yang tak berefek luar biasa. Anehnya Gubernur dan Wagub paling doyan pamer kedunguan itu malah mencantumkannya. Hal itu membuktikan, Mereka memang tak bisa bekerja.

Terlihat jelas, Program Anies-Sandi bermasalah karena semata dilakukan Demi kejar pencitraan. Ironisnya, Dia berani memamerkan kekonyolan itu di media. Kalaupun ada program yang lumayan. Itu adalah program gubernur sebelumnya yang dipoles . Anehnya mereka berdua sengaja mengubah nama programnya agar jejak gubernur sebelumnya lenyap. Kenapa program bikinan Anies-Sandi tak bermutu? Karena miskin kajian . Lebih tepat dikatakan tidak kreatif sama sekali hanya meniru dan ubah nama saja .

Untuk Berita Pemerintahan Lainnya Klik Disini .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *