Amien Rais PAN Dan Gerindra Disebut Sebagai Partai Allah Tetapi Korupsi

AMIEN RAIS PAN DAN GERINDRA KADERNYA DIDAKWA KORUPSI DAN DANANYA DIGUNAKAN UNTUK KEPENTINGAN PARTAI

Amien Rais PAN Dan Gerindra Disebut Sebagai Partai Allah Tetapi Korupsi. Seperti yang anda ketahui seluruh pembaca setia ditanah air. Kasus Zumi Zola Yang telah disidangkna secara langsung. Mencoreng nama baik Amien Rais selaku ketua umum Partai PAN. Bagaimana mana tidak ?, Didalam sidang akhirnya semua terungkap ke Public. Sedikitnya ada delapan kepentingan Partai Allah yang diduga kuat. Dibiayai oleh uang hasil gratifikasi Zumi zola. Dimana Gubernur non aktif Jambi ini menjalani sidang setalah ditangkap KPK. Dari sidang tersebut terungkap duit gratifikasi puluhan Miliar rupiah. Yang dirinya terima dari sejumlah proyek besar di Jambi. Ternyata uang korupsi tersebut diterima lalu digunakan. Untuk membiayai sejumlah kepentingan partai besutan Amin Rais PAN. Yang pastinya untuk digunakan kepentingan Partai Amanan Nasional. Berhubung Zumi sendiri adalah salah satu kadernya. Jika benar semua tuduhan jaksa penuntut kepada dirinya .

Hal ini akan sangat mencoreng nama baik beserta wajah mantan bapak reformasi Amien. Beserta dengan seluruh jajarannya yang mengklaim mereka adalah Partai Allah. Didalam persidangan Gubernur nonaktif kota Jambi ini. Dirinya didakwa telah menerima gratifikasi sebesar lebih dari Rp. 40 Miliar. Bukan hanya itu saja Zumi sendiri juga menerima beberapa dakwaan .

AMIEN RAIS PAN DAN GERINDRA ZUMI ZOLA DIJATUHKAN HUKUMAN KASUS KORUPSI MENCORENG NAMA BAIK AMIEN YANG MENYEBUT PARTAINYA PARTAI ALLAH

Seperti menerima uang 117.000 Dollar Amerika Serikat. Dan juga sekitar 100.000 Dollar singapura juga diterima oleh dirinya. Beserta dirinya didakwa telah menerima 1 unit Toyoto Alphard. Beberapa hal yang didakwa didalam sidang Zumi ini. Hal itu telah diurutkan jaksa komisi pemberantasan korupsi (KPK). Didalam surat dakwaan terhadap Zumi Zola. Yang dimana dibacakan di pengadilan tindak Pidana Korupsi Jakarta. Zumi dituding telah menerima gratifikasi dari berbagai rekannya. Beserta dengan konsultan proyek infrastruktur di Pemerintahan Provinsi Jambi. Atas perbuatannya Zumi Zola didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999. Sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Dari masalah yang dialami salah satu Kader PAN ini. Kpk sedang mencari lagi kader lainnya yang terlibat. Dimana menggunakan dana yang didatangkan dari Gubernur nonaktif Jambi ini .

Untuk Berita – Berita dan Infromasi Indonesia Lainnya Klik Disini .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *