Adanya Kejanggalan Dalam Kasus Vanessa Angel

Kasus Vanessa Angel Tak Kunjung Selesai Diduga Adanya Kejanggalan

Setelah dilakukannya beberapa kali sidang, pihak kuasa hukum Vanessa Angel mengaku merasa adanya kejanggalan dalam kasus prostitusi yang menjerat kliennya. Bukan hanya mengenai bukti transfer namun mereka juga menduga adanya rekayasa kasus. Pihak kuasa hukum mengatakan bahwa mereka merasa ada yang janggal ketika Vanessa ditangkap di sebuah hotel di Surabaya. Mereka juga menduga adanya rekayasa penangkapan.

“Kita dapat bukti masalah mobil (saat penjemputan Vanessa), terus juga soal rekening,” kata Milano Lubis, kuasa hukum Vanessa Angel.

Pihak Vanessa merasa bahwa masih banyak fakta yang masih bisa digali. Salah satunya adalah ketika pihaknya meminta rekaman CCTV kamar hotel dibuka namun tidak bisa karena terhalang perizinan. Menurut kuasa hukum Vanessa, kuasa hukum memiliki hak untuk meminta rekaman CCTV kepada pihak hotel. Tapi seakan masalah CCTV luput dari proses penyidikan.

Sidang kasus prostitusi online Vanessa terakhir dilakukan hari Senin kemarin. Dalam persidangan tersebut, kuasa hukum menyebutkan fakta terkait bukti transfer yang tidak sesuai dengan dakwaan jaksa. Pada awalnya dalam surat dakwaan disebutkan bahwa yang melakukan transfer ke terduga muncikari Tentri Novanta adalah Dhani. Tapi kuasa hukum menemukan fakta bahwa yang melakukan transfer adalah orang lain. Milano mengatakan bahwa sosok HH yang disebut orang Polda Jatim ini wajahnya akrab tersorot oleh kamera saat polisi membeberkan kasus prostitusi artis ini.

“Ternyata inisial HH adalah bagian dari Polda Jatim. Orangnya aktif, setelah kita lihat di beberapa video atau tayangan dia aktif saat penayangan kasus VA. Terus artis-artis yang lain waktu di Polda orangnya,” katanya.

Pihak kuasa hukum juga menyayangkan dan merasa kecewa karena bukti transfer seakan tidak penting dalam proses hukum yang sedang dijalani Vanessa Angel.

“Masalah rekening, kan urgensi banget, sangat penting. Kalau berbicara dengan digital forensik, mestinya, itu hasil transfer-transfernya dibuka. Karena itu bentuknya digital. Ini kan pembodohan masyarakat,” ucap kuasa hukum Vanessa Angel.

Baca juga berita dan informasi terkini lainnya klik disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *